Kasus Kekerasan Seksual Sakti Peksos Berkoordinasi dgn Kanit PPA Sat Rescrim Polres Lotim Kanit UPPA Polres Lombok Timur

  • Jumat, 29 Mei 2020 - 07:33:10 WIB
  • ADMIN-DINSOS
Kasus Kekerasan Seksual Sakti Peksos Berkoordinasi dgn Kanit PPA Sat Rescrim Polres Lotim Kanit UPPA Polres Lombok Timur

Terkait kasus kekerasan seksual di kec. pringgasela Kab. Lotim dengan dugaan kasus Informasi  tersebut diketahui dari salah satu media Online. Kemudian Sakti Peksos Kementerian Sosial RI yang di tempatkan di Dinas Sosial Kab. Lombok Timur langsung melakukan koordinasi dgn Kanit UPPA Sat Rescrim Polres Lombok Timur. Adapun hasil koordinasinya diketahui, Korbannya bernama Inisial AK, umur 15 Tahun, pekerjaan Pelajar, berasal dari salah satu desa di Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Adapun saksi dalam kejadian tersebut adalah inisial F, 16 tahun, dan M, 16 tahun, keduanya masil pelajar, berasal dari salah satu desa di kecamatan pringgasela kab. Lombok timur. Dari hasil koordinasi itu juga diketahui terduga pelakunya dua orang diantaranya, insiai DA, 16 Tahun berasal dari salah satu desa di Kec. Pringgasela, Kab. Lombok Timur dan pelaku kedua HAERUMAN Als. HERU, Kedondong 21 April 1994, Buruh, Islam, Dusun Aik Dewa, Desa Aik Dewa, Kec. Pringgasela, Kab. Lotim.

 Kronologisnya : Pada hari Sabtu tanggal 23 Mei 2020 sekira pukul 19.00 wita korban mengirim pesan melalui Facebook kepada terduga pelaku DA, pada waktu itu Korban menanyakan apa acara pada malam lebaran dan DA mengatakan akan berkumpul dengan teman-temannya sambil minum-minum miras jenis berem, kemudian korban memberikan uang sebesar Rp. 10.000 kepada DA untuk tambahan beli Berem, kemudian sekira pukul 20.00 wita Korban dan DA sepakat untuk bertemu di dekat rumah korban, kemudian DA menjemput korban dan membawanya kesebuah rumah yang berada di Dusun Aik Dewa, Kec. Pringgasela, Kab. Lotim. Kemudian korban dan DA langsung ikut bergabung minum dengan teman lainnya, kemudian sekira pukul 23.00 Wita DA mengajak Korban kamar mandi yang kemudian DA melakukan hubungan badan dengan korban, setelah DA kemudian HAERUMAN Als. HERU masuk kedalam kamar tersebut dan berbaring disamping korban sehingga mengajak korban untuk melakukan hubungan badan sehingga kejadian tersebut terjadi.

Adapun tindakan yg sudah di lakukan adalah berkoordinasi dengan Kanit UPPA dan rencanya Sakti Peksos akan melakukan :
1. Home Visit untuk melalukan asesment, guna mengetahui kondisi korban pasca kejadian
2. Pendampingan BAP di Kepolisian
3. Berkoodinasi dgn TIM RPTC Dinsos Lombok Timur untuk pemulihan kondisi korban sampai pihak korban sampai saat ini belum mau membuat laporan polisi karena masih menunggu hasil musyawarah keluarga. Kami dari Sakti Peksos siap mendampingi korban dan saksi yg masih di bawah umur.

 

  • Jumat, 29 Mei 2020 - 07:33:10 WIB
  • ADMIN-DINSOS

Berita Terkait Lainnya