Kepala Dinas Sosial ( H. AHMAT, S. Kep. MM ) Bersama Kabid FM (SAIFUDDIN ZUHRI S.Ag M.Pd.I) Menghadiri Kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Sembako di Kec. Keruak

  • Selasa, 18 Agustus 2020 - 08:04:00 WIB
  • ADMIN-DINSOS
Kepala Dinas Sosial ( H. AHMAT, S. Kep. MM ) Bersama Kabid FM (SAIFUDDIN ZUHRI S.Ag M.Pd.I) Menghadiri Kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi  Program Sembako di Kec. Keruak

Kecamatan keruak melakukan rapat koordinasi dan evaluasi mengenai program Penyaluran Bantuan Sosial Program Sembako (BSPS) dan Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2020 yang merupakan program dari Pemerintah dan sekaligus diagendakan sebagai bentuk Rapat Koordinasi dan Evaluasi yang bertempat Kantor Desa Selebung Kecamatan Keruak. Acara yang dihadiri oleh Camat Keruak Kamaruddin, S.Sos, KAUnit BRI Keruak, Korda BSP, Pendamping Program, SDM PKH dan semua agen penyalur Progam di kecamatan keruak. Masalah Bantuan Sosial Program Sembako, ia tegaskan kepada para pendamping PKH itu bukan sebagai distributor atau untuk ikut kelola BSP, akan tetapi melainkan tugasnya pendamping PKH hanya untuk mengawasi, mengadvokasi, memonitoring dan mengevaluasi. Jadi kalau benar sampai ikut mendistribusikan bagaimana dengan nanti tugasnya sebagai pengawasan terhadap para KPM dampingannya. Pendamping mempunyai tugas untuk mendampingi para KPM agar mendapatkan bantuan sembako yang berkualitas dan jangan sampai memonopoli KPM tersebut untuk mengambil sembako ke salah satu agen apalagi sembako sudah dipaket-paketin itu memang tidak dibenarkan dalam aturan, akan tetapi apa permintaan dari KPM sendiri dengan uang Rp.200 ribu tersebut agar tidak keluar dari Pedum BSP, jangan sampai ada minyak goreng, tidak ada makanan kaleng. Pendamping PKH hanya bertugas mengawasi agar KPM itu mendapatkan kualitas bahan sembako yang bagus, memonitoring apakah dapat atau tidak, bahkan untuk para pendamping PKH nya kami sudah membuat fakta integritas, bahkan dalam kode etik pendamping PKH pun tidak boleh sampai mengumpulkan kartu atau mengkolektif kartu combo milik KPM, dan kalau memang ada informasi seperti itu sayapun sebagai Korda BSP akan lakukan investigasi, bahkan para pendamping PKH itu dilarang keras untuk melakukan pemotongan atau mengumpulkan kartu apalagi sampai pendamping yang mengambilkan uang KPM, bukan seperti itu kapasitas seorang pendamping PKH mereka tugasnya hanya mengedukasi KPM itu untuk bisa mengambil/menggesek sendiri di mesin ATM supaya KPM itu lebih pintar bukan semakin bodoh ketika mendaptkan PKH, menyikapi pemberitaan yang mencuat tentang permasalahan PKH maupun BSP diwilayah Kecamatan Keruak persoalan adanya konflik terkait TKSK dan pendamping PKH contoh diwilayah ini, jangan sampai kedepan persoalan atau permasalahan itu timbul lagi di wilayah Kecamatan Keruak Untuk itu mari kita sama-sama saling sinergi, saling bantu, dan setiap kali ada penyaluran untuk BSP dan PKH setiap akan pencairan kita sama-sama berkoordinasi dengan pihak pemerintahan baik kecamatan dan desa, polsek melalui bhabinkamtibmas dan Koramil melalui Babinsa, dan untuk rekan-rekan pendamping PKH juga mari kita sama-sama menjalin dan membangun komunikasi, berkoordinasi dan saling bantu agar penerima manfaat merasa nyaman ketika menerima bantuan ini, demi suksenya program ini. Hari Sabtu 15 Agustus 2020

  • Selasa, 18 Agustus 2020 - 08:04:00 WIB
  • ADMIN-DINSOS

Berita Terkait Lainnya